Modul 6 perspektif global

 

MODUL 6

 PEMBELAJARAN DAN EVALUASI PEMBELAJARAN PERSPEKTIF GLOBAL

   

 

 

 

 Kegiatan Belajar 1

MODEL PEMBELAJARAN PERSPEKTIF GLOBAL DALAM IPS SD

 

1.          Materi ( pokok bahasan )

Pada pembelajaran IPS, khususnya dalam konteks perspektif global, sumber dan media pembelajaran utama adalah kehidupan masyarakat yang nyata. Sejalan dengan perkembangan IPTEK multimedia hasil kemajuan teknologi yang meliputi media cetak ( surat kabar, tabloid, majalah ) dan media elektronik ( radio, tv, video, internet ) juga menjadi sumber serta media pembelajaran yang makin bermakna.

 

2.          Proses pembelajaran

Proses pembelajaran yang akan ditempuh dan dilaksanakan tidak dapat dilepaskan dari sifat materi yang akan dibahas, dan produk atau tujuan yang harus dicapai.

 

3.          Tujuan yang akan dicapai

Tujuan pendidikan dari pengajaran meliputi aspek kognitif, psikomotorik dan afektif. Tujuan menjadi panduan bagi teknik evaluasi yang akan diterapkan.

 

4.          Teknik evaluasi

a.        Evaluasi non – tes meliputi penilaian kegiatan tugas dan penampilan.

Contoh : tugas observasi, tanya jawab, diskusi dan mengumpulkan informasi ( data )

 

b.       Evaluasi tes meliputi bentuk uraian ( esai ) dan objektif tes

 

5.          Konsep

Konsep IPS dapat merupakan satu kata atau suatu ungkapan yang memiliki ciri yang menonjol dan melekat yang juga memiliki makna rangkap baik makna denotatif maupun makna konotatif.

Dalam perspektif global konsep yang diketengahkan antara lain saling ketergantungan, perdamaian, kesejahteraan bersama, kepemilikan bersama, dll.

Proses pembinaan konsep memakan waktu yang lama sehingga dalam diri siswa terjadi pola pengertian yang luas tentang suatu kata atau ungkapan yang disebut konsep

3 strategi pembinaan konsep ( John Jarolimek, 1971: 57 – 64 ) :

1.      Membuat daftar ( listing ), mengelompokkan ( grouping ), dan membuat label ( labeling )

2.      Mengalami ( experiencing ), berhipotesis ( hypothesizing ), pengujian ( testing )

3.      Memperkenalkan contoh dan bukan contoh ( recognizing examples dan nonexamples )

 

6.          Pengembangan teknik evaluasi

Pengembangan teknik evaluasi lebih menekankan pada keterampilan dan sikap sosial.

 

 

Kegiatan Belajar 2EVALUASI PEMBELAJARAN PERSPEKTIF GLOBAL DALAM IPS SD

 

 

A.                      HAKIKAT EVALUASI

Di sadari ataupun tidak tiap kali kita melakukan suatu kegiatan selalu ingin mengetahui bagaimana hasilnya. Untuk itu, kita mengadakan penilaian terhadap kinerja yang telah dilakukan. Di sini berarti kita melakukan evaluasi terhadap apa yang telah kita kerjakan. Evaluasi itu telah menjadi bagian yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Evaluasi ini erat sekali hubungannya dengan pengukuran yang meliputi aspek penilaian tentang apa yang diinginkan dan yang baik.

 

B.                       ASAS EVALUASI

Asas-asas yang harus diperhatikan dalam melakukan evaluasi meliputi :

1.             Asas Komprehensif atau Asas Keseluruhan

2.             Asas Kesinambungan atau Asas Kontinuitas

3.             Asas Objektivitas

 

C.                      FUNGSI EVALUASI

1.            Mengungkapkan penguasaan peserta didik, yang meliputi pengetahuan, kemampuan berpikir, keterampilan, perasaan dan sikapnya

2.            Menemukan kelemahan-kelemahan materi, metode, media pengajaran, dan tujuan yang telah dirumuskan.

3.            Mengungkapkan terpenuhi tidaknya tugas guru dalam melakukan pembelajaran terhadap para peserta didik.

4.            Mengungkapkan tingkat perkembangan pesera didik secara individual,

 

D.                      Tujuan evaluasi

1.             Membuat laporan prestasi peserta didik

2.             Mendapatkan umpan balik hasil evaluasi pembelajaran

3.             Menemukan faktor-faktor dan penghambat keberhasilan pembelajaran

4.             Menyusun program bimbingan individual

5.             Meningkatkan rangsangan kegiatan individual

6.             Meningkatkan rangasangan kegiatan pembelajaran

 

 

RANCANGAN PROSEDUR DAN ALAT EVALUASIHASIL PEMBELAJARAN PERSPEKTIF GLOBAL

 

1.        Tujuan Evaluasi

Dalam pembelajaran perspektif global, evaluasi ini bertujuan sebagai berikut :

1.        menilai dan mengukur prestasi peserta didik pada pembelajaran perspektif global;

2.        mendapatkan umpan balik dari prstasi belajar peserta didik terhadap kerja dan kinerja guru pada pembelajaran perspektif global;

3.        menemukan faktor-faktor pendorong dan penghambat keberhasilan pembelajaran perspektif global

4.        meningkatkan rangsangan kegiatan belajar peserta didik

 

2.        Sasaran Evaluasi

Yang menjadi sasaran evaluasi pada pembelajaran perspektif global, yaitu :

1.        Peserta didik secara individual yang meliputi pengetahuan, kemampuan berpikir, keterampilan dan sikapnya

2.        Peserta didik secara berkelompok dan dalam kelompok yang meliputi keterampilan serta sikap sosialnya.

 

3.        Prosedur Evaluasi

1.        Sesuai dengan asas evaluasi, kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan

a.       Pada saat pembelajaran perspektif global itu dimulai, guru IPS mengajukan pertanyaan kepada peserta didik untuk mengevaluasi “apakah” mereka telah memilikipengetahuan yang berhubungan dengan perspektif global itu.

b.      Tanya jawab bahkan diskusi antara guru IPS dengan peserta didik. Hal ini untuk mengevaluasi ”berapa jauhkan” peserta didik mengikuti pembelajaran perspektif global.

c.       Pada akhir proses pembelajaran, setelah seluruh pokok bahasan tentang perspektif global itu rampung, guru melakukan evaluasi tertulis dengan mengadakan tes (tes tertulis).

 

2.        Membuat Kiski-kisi Tes Tertulis

Kisi-kisi ini termasuk aspek materi yang menjadi bahan evaluasi, aspek mental yang  akan dinilai kemampuannya.

 

4.        Alat Evaluasi

Alat evaluasi yang digunakan dalam penilaian hasil pembelajaran perspektif global ini meliputi tes dan non-tes.

a.       Non-tes

Alat evaluasi nn-tes ini dalam proses pembelajaran perspektif global meliputi tanya jawab      dan diskusi, tugas dan penampilan.  Penilaian terhadap non-tes ini bersifat kualitatif.

b.      Tes

Alat evaluasi yangdisebut tes bagi kita semua terutama bagi anda selaku guru IPS, sudahtidak asing lagi. Tes ini dalam bentuk tulisan, baik tes uraian (tes esai) maupun tes objektif.

      

 Tes objektif ini ada beberapa tipe, meliputi tipe salah-benar, pilihan ganda, pilihan gandamajemuk, dan sebab akibat. Untuk tingkat SD, anda memilih salah – benar dan Pilihan Ganda (yang sederhana) saja.

Tes ini diterapkan pada perspektif global, erutama sebagai tes formati. Penilaian dan analisis tes formatif.

 

5.        Perhitungan Hasil Evaluasi

Secara keseluruhan, evaluasi itu merupakan penjumlahan rata-rata dari hasil non-tes dengan hasil tes. Non-tes yang dapat diangkakan, dari hasil pelaksanaan tugas. Sedangkan tanya jawab, diskusi dan penampilan pada proses pembelajaran, tidak dapat diangkakan, melainkan ditujukan pada pengungkapan pemahaman serta dapat atau tidaknya peserta didik mengikuti proses pembelajaran perspektif global.

 

 

PENERAPAN PROSEDUR DAN ALAT EVALUASIPROSES DAN HASIL PEMBELAJARAN PERSPEKTIF GLOBAL

 

1.            Evaluasi Proses Pembelajaran Perspektif Global

Ø  Pada tiap awal pembeljaaran perspektif global, mengajukan pertanyaan atau bertanya-jawab dengan peserta didik tentang hal-hal yang berkenaan dengan perspektif global,

Ø  Pada poses pembelajaran selalu dilakukan tanya-jawab dan diskusi.

Ø  Pada proses pembelajaran perspektif global, diterapkan juga metode tugas.

 

2.            Evaluasi Tertulis

Evaluasi tertulis ini sebaiknya menerapkan tes objektif yang sifatnya mampu mencakup keseluruhan materi dan keseluruhan aspek mental sesuaidengan tahap-tahapnya.

Ø  Alat evaluasi dalam bentuk objektif tes dirancang sesuai dengan kisi-kisi. Tes objektif tersebut terdiri atas :

a.       50 butir soal;

b.      Terbagi atas dua kelompok, 25 butir salah-benar, dan 25 butir pilihan ganda

c.       Aspek mentalnya, 40 % pengetahuan, 40 % pemahaman, dan 20 % penerapan

d.      d.     Aspek materi terdiri atas 20 % masalah kontroversial, 40 % saling   keteragantungan, dan 40 % perdamaiandan keamanan dunia; dan

e.       Tingkat kesukarannya, 24 % mudah, 52 % sedang, dan 24 % sukar

Ø  Pada waktu yang telahditentukan, guru melaksanakan tes sesuai dengan kisi-kisi dan perangkat alat evaluasi yang telah dirancang.

Ø  Perhitungan hasil tes dilakukan berdasarkan kategori penilaian.

 

3.            Evaluasi Keseluruhan

Secara keseluruhan, evaluasi dilakukan mulai dari awalproses, selama proses, dan pada akhir pembelajaran.

Ø  Pada awal pembelajaran, mengajukan pertanyaan atau bertanya jawab dengan peserta didik. 

Ø  Selama proses pembelajaran berlangusung, melalukakan tanya - jawab dan berdiskusi dengan para peserta didik.

Ø  Pada prosess pembelajaran memberikan tugas kepada peserta didik.

Ø  Penilaian keseluruhan terhadap para peserta didik, merupakan gabungan antara nilai tes dengan nilai tugas

 

4.            Kesimpulan Hasil Evaluasi

Hasil evaluasi keseluruhan, baik hasil non- tes (tanya jawab, tugas maupun hasil tes, dianalisis dan diinterpretasikan lebih jauh untuk menjawab apa yang telah dirumuskan dalam fungsi dan tujuan tes.

a.              Nilai prestasi peserta didik dalam pembelajaran perspektif global yang merupakan sebagian dari prestasi pembelajaran IPS keseluruhannya

b.             Nilai prestasi peserta didik dalam pembelajaran perspektifglobal merupakan umpan bali bagi kerja dan kinerja

c.              Nilai prestasi peserta didik itu memberikan gambaran tentang tingakt perkembangan kemampuan mereka (individal, klasikal) untuk program bimbingan selanjutnya

d.             Nilai prestasi peserta didik dalam pembeljaaran perspektif global, menjadi sarana mengungkapkan kelemahan – kekuatan dan faktor penghambat pendorong yangmenjadi dasar penyempurnaan pembelajaran selanjutnya.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul 1.PENDIDIKAN ANAK DI SD (PDGK4403)

modul 11 pendidikan anak di sd