Modul 3 Pendidikan Anak Di Sd
PERKEMBANGAN MORAL DAN SOSIAL ANAK SD
(MODUL 3)
Tujuan Tutorial adalah memahami:
· - Perkembangan moral anak SD
· - Penyesuaian diri dan penerimaan sosial pada usia
SD
· - Perkembangan peran gender pada anak usia SD
PERKEMBANGAN MORAL ANAK SD
Pengertian Moral
·
Apa perbedaan antara moral, etika, dan akhlak…?
·
Moral adl suatu keyakinan tentang benar-salah,
baik-buruk, yang sesuai dengan kesepakatan sosial, yg mendasari tindakan.
·
Benarkah, semakin baik kemampuan
berpikir/kecerdasan anak, maka anak itu memiliki perkembangan moral yang baik
pula…?
Pertimbangan Moral dan Isi Pertimbangan Moral
·
Pilihan untuk mengerjakan tugas bermain ð ISI
PERTIMBANGAN MORAL.
·
Alasan anak memilih alternatif yang ada ð
PERTIMBANGAN MORAL.
“Ajarkan kepada anak mana yg BAIK dan SALAH,
jangan pilihkan perilaku yang akan dilakukan.”
Pendukung Dalam Mempelajari Moral
· -MENGABAIKAN. Abaikan jika anak mengiba/ingin
diperhatikan padahal dia melakukan kesalahan.
· - MENCONTOHKAN. Ini adalah cara pemberian
pelajaran moral paling EFEKTIF.
· - MEMBIARKAN. Membiarkan, sabar, tenang, tidak
kesal, selama itu tidak membahayakan. Agar anak DAPAT MENILAI akibat tingkah
lakunya sendiri.
· - MENGALIHKAN PERHATIAN. Mengalihkan ke permainan
lain, ke perhatian lain, atau menghentikannya.
Elemen Yang Berhubungan Dengan Moral
·
PERAN HARAPAN SOSIAL. Dengan
banyak KEGIATAN SOSIAL, anak memiliki banyak HARAPAN SOSIAL.
·
PERAN HATI NURANI (KATA HATI)
·
PERAN RASA SALAH DAN MALU. RASA SALAH:
pengakuan adanya pelanggaran terhadap yang diyakini dan seharusnya ia patuhi.
Contoh: anak yang merasa salah setelah adiknya terjatuh karena tidak diajak
bermain. RASA MALU: perasaan tidak menyenangkan karena mendapat respon
negatif. Contoh: anak yang ketahuan berbohong karena dia tidak bisa berenang.
·
PERAN BERINTERAKSI SOSIAL. BERGUNA
UNTUK: (1) Memberi standar perilaku; (2) Memotivasi mengembangkan perilaku; dan
(3) Belajar dievaluasi orang lain.
Hambatan Dalam Mempelajari Moral
·
TINGKAT INTELEGENSI
·
CARA PENGAJARAN
Tidak Boleh Vs Harus
Gunakan kalimat POSITIF, hindari kalimat NEGATIF.
Contoh: Dari pada mengatakan “TIDAK BOLEH MALAS” lebih baik mengatakan “HARUS
RAJIN BELAJAR.”
Komitmen dan Kesabaran, karena pendidikan moral membutuhkan
waktu yg sangat lama.
·
PERUBAHAN NILAI SOSIAL. Perubahan nilai sosial
di daerah lain akan merubah nilai moral anak.
·
NILAI MORAL YANG BERBEDA. Misal:
kadang orangtua “LUPA” memberi teladan apa yang ia ajarkan kepada anak.
·
NILAI BERBEDA PADA SITUASI BERBEDA. Misal:
anak boleh menyuruh mengasuhnya mengambilkan bola. “Tapi kenapa nggak boleh
menyuruh gurunya?”
·
KONFLIK DGN LINGKUNGAN SOSIAL. Misal: yang
diajarkan di rumah berlawanan dgn yang diajarkan di sekolah.
Jujur Vs Bohong
·
Jangan ajarkan: “BERBOHONG YG DIMAKLUMI” Namun,
ajarkan: “TIDAK BERBOHONG TAPI TIDAK MENGATAKAN SEMUA.”
·
Bentuk Bohong:
– Memutar balik keadaan
– Melebih-lebihkan
– Membual
– Melempar kesalahan ke orang lain
·
Apa yang pertama Anda lakukan jika anak
berbohong…?
Disiplin
·
DISIPLIN tidak identik dengan HUKUMAN.
·
Sebaiknya, anak melakukan harapan dengan KESADARANNYA
SENDIRI, bukan karena ingin IMBALAN atau takut HUKUMAN.
Syarat Disiplin
·
PERATURAN sebagai batasan perilaku.
·
Buat peraturan dengan cara DISKUSI.
·
Syarat Peraturan:
– Mudah diingat
– Mudah dimengerti
– Mudah diterima
– Mudah dilaksanakan anak.
·
KONSEKUENSI berhubungan dengan PELAKSANAAN
PERATURAN, HUKUMAN, dan PENGHARGAAN.
·
Penerapan KONSEKUENSI harus KONSISTEN,
jangan ‘PLIN-PLAN’
·
SYARAT HUKUMAN
– Sesuaikan pelanggaran dan segera
laksanakan.
– Harus konsisten, hindari kasihan.
– Ingat, hukum perilaku anak, bukan
pribadi anak.
– Mengembangkan hati nurani.
– Sertakan penjelasan.***
·
FUNGSI PENGHARGAAN: alat MENDIDIK, MEMOTIVASI, dan
PENGUATAN.
·
Penerapan penghargaan:
– Pelukan, ciuman, sentuhan
– Pujian
– Hadiah
– Perlakuan istimewa.
PENYESUAIAN DIRI DAN PENERIMAAN SOSIAL PADA USIA SD
·
PERKEMBANGAN SOSIAL adalah kemampuan untuk
berperilaku sesuai dengan harapan kelompok sosialnya.
·
PROSES PERKEMBANGAN SOSIAL
– Belajar untuk
bertingkah laku sesuai dengan norma yang berlaku.
– Anak membutuhkan teman
dekat (kelompok sebaya).
– Anak akan meniru
perilaku kelompoknya. Setiap teman memiliki keunikan sendiri.
·
TIGA KATA AJAIB BERSOSIALISASI (TTM)
– Tolong
– Terima kasih
– Maaf
·
POLA TINGKAH LAKU KELOMPOK SEBAYA
– Anak cenderung
mengikuti kelompok sebayanya, ketimbang orang tua maupun gurunya.
– Terlalu peka/
sensitif.
– Mudah terpengaruh
teman lain.
– Persaingan (baik
persaingan antar anggota kelompok, kelompok dengan kelompok lain,
kelompok dengan masyarakat).
– Hubungan yang baik.
– Bertanggung jawab.
– Kesadaran sosial
(empati).
– Diskriminasi sosial.
Hal-hal negatif bisa juga terjadi, misalnya gejala bullying (tingkah
laku agresif yang direncanakan untuk menyebabkan ketidak-nyamanan orang lain),
seperti Geng.
·
PERKEMBANGAN PERAN GENDER PADA ANAK USIA SD
·
IDENTITAS GENDER adalah perasaan menjadi
laki-laki atau perempuan (mulai 3 tahun).
·
PERAN GENDER adalah bagaimana laki-laki
atau perempuan berpikir, bertingkah laku, dan merasakan.
STEREOTYPE GENDER adalah keyakinan tentang
karakteristik yang sesuai menjadi perempuan dan laki-laki.
Yang mempengaruhi peran gender adalah:
– Pengaruh orang tua.
– Pengaruh kelompok
sebaya.
– Pengaruh guru.
– Pengaruh media.
·
“Hendaknya menghargai apapun yang dilakukan anak
bukan karena laki-laki atau perempuan.”
UNGKAPAN
“Bila seseorang membuat anda tidak nyaman, ikuti kata hati.
Ajarkan anak anda untuk mempercayai nurani mereka juga dengan cara mendengarkan
kata hati dan menghargai perasaannya.”
“Cara terbaik dalam menasihati anak-anakmu adalah mencari
tahu apa yang mereka inginkan dan lalu nasehatilah mereka bagaimana
melakukannya.” (Harry S. Truman)
Komentar
Posting Komentar